Terima Kasih, Guru
| sumber gambar: Quipper |
1. Lentera di Pagi Hari
Di tanganmu kapur menjadi cahaya,
Menulis mimpi di papan harapan.
Langkah kecil kami kau arahkan penuh sabar,
Menuju jalan masa depan.
Engkau lentera di pagi hari,
Menyala tanpa meminta puji.
Guru, namamu terukir abadi,
Di setiap langkah yang kami jalani.
2. Doa di Setiap Huruf
Huruf demi huruf kau ajarkan arti,
Tentang hidup, waktu, dan tanggung jawab.
Di balik suaramu ada doa suci,
Agar kami tumbuh menjadi insan bermartabat.
Tak selalu mudah jalan yang kau tempuh,
Namun senyummu tak pernah runtuh.
Guru, jasamu seluas samudra,
Tak terukur oleh kata semata.
3. Jejak yang Tak Terhapus
Kami mungkin lupa rumus dan angka,
Namun tak pernah lupa ketulusanmu.
Nasihatmu menjelma kompas hidup,
Menuntun kami saat arah terasa semu.
Jejak langkahmu tertinggal di hati,
Tak terhapus oleh waktu dan usia.
Guru, engkau adalah cerita,
Yang hidup dalam setiap cita-cita.
4. Di Balik Pintu Kelas
Di balik pintu kelas yang sederhana,
Kau bangun dunia penuh makna.
Bukan hanya ilmu yang kau beri,
Namun juga nilai tentang manusia.
Saat lelah kau sembunyikan,
Demi masa depan yang kami impikan.
Guru, engkau pahlawan tanpa sorak,
Namun jasamu mengguncang zaman.
5. Terima Kasih, Guruku
Terima kasih untuk sabar yang panjang,
Untuk percaya saat kami ragu melangkah.
Kau ajarkan kami arti berjuang,
Dengan hati, bukan amarah.
Di Hari Guru ini kami berdoa,
Semoga kebaikanmu berbalas cahaya.
Guruku, engkau anugerah bangsa,
Penjaga api ilmu sepanjang masa.
Posting Komentar untuk "Terima Kasih, Guru"
Posting Komentar